Rabu, 19 April 2017

Hati-hati, Jebakan Batman Parkiran Pasar Panorama


Zalmi : Salah satu pintu masuk Pasar Panorama



Pasar Panorama merupakan pasar terbesar di Kota Bengkulu, sekaligus pasar favorit yang paling ramai dikunjungi masyarakat Bengkulu. Terutama saat hari Minggu atau hari libur nasional. Wajar saja pasar ini menjadi favorit. Karena di sini semua kebutuhan terpenuhi. Namun ada satu hal yang harus benar-benar diperhatikan saat ke Pasar Panorama. Yaitu posisi memarkirkan kendaraan, khususnya bagi pengendara motor. Bila posisi parkir ini tidak diperhatikan, bisa-bisa setelah selesai belanja, tidak bisa pulang. Karena bisa dikatakan ada jebakan batman di titik parkir Pasar Panorama. 
Kebanyakan pengunjung Pasar Panorama begitu sampai langsung memarkirkan motor dan masuk begitu saja ke pasar. Akhirnya keasyikan mengitari pasar untuk mencari barang atau belanjaan yang mau dibeli. Selesai belanja langsung saja menyusuri jalur yang kira-kira bisa sebagai jalan keluar. Begitu berhasil keluar pasar, pengunjung langsung menuju tempat parkir motornya. Namun, motor yang dicari tak ada ditempatnya semula. Padahal tadi yakin memarkirkan motor tidak jauh dari jalan masuk pasar. Akhirya menyurusi lagi are aparkir dari pangkal hingga ke ujung, hasilnya motor tak kunjung ditemukan. Prilaku bolak-balik pemilik motor itu, akhirnya mencuri perhatian tukang parkir yang menghampiri dan bertanya. Kemudian tukang parkir pun ikut mencari motor dan tidak juga ketemu. Si pemilik motor pun sudah panik dan yakin motornya hilang. Kondisi pasar pun heboh hingga polisi dan tukang parkir yang lain pun datang. Akhirnya polisi atau tukang parkir yang sudah lama bekerja sebagai tukang parkir di pasar itu meminta pemilik motor tenang, lalu menanyakan warna motor dan ciri-cirinya. Lalu mengajak pemilik motor mengitari pasar. Setelah beberapa sisi pasar ditelusuri, ternyata motor yang dicari pun ditemukan lengkap dengan teman setianya si helm, tak ada yang menganggu.
Kejadian ini bukan hanya terjadi pada  satu atau dua orang saja, banyak pengunjung Pasar Panorama mengalaminya juga. Pengunjung ada yang sudah pulang ke rumah, karena putus asa tak menukan motornya. Setelah di rumah di kabari motornya ditemukan. Bahkan ada juga pengunjung pasar sudah melapor kehilangan motor ke kantor polisi, ternyata motornya masih terpakir di Pasar Panorama.

Mengapa ini bisa terjadi ?
Faktornya, karena posisi Pasar Tradisonal Pasar Panorama itu letaknya ditengah-tengah, yang kalau diamati seperti kotak segi empat. Setiap sisinya dikitari barisan ruko (rumah toko) dan penjual aneka barang yang bila diperhatikan sekilas bentuknya hampir sama. Kejutannya lagi pengunjung bisa masuk dan keluar dari semua sisi pasar itu. Keasyikan mencari barang atau sayur yang dibutuhkan, ternyata tanpa sadar pengunjung keluar darii sisi pasar yang berbeda.
Setiap kali ada pengunjung pasar yang mengalami hal ini, polisi yang bertugas di Pasar Panorama biasanya menjelaskan mengenai sempat sisi pasar yang hampir sama terlihatnya itu.
Jadi biar tidak mengalami kejadian mencari motor ditempat yang keliru. Ada trik jitu yang bisa diterapkan.
Saat tiba di pasar Panorama amati sekeliling pasar. Lalu ingat dan hapalkan ciri khas yang gampang dikenali dari lokasi memerkirkan motor. Semisal nama toko di dekat tempat parkir motor atau pedagang apa yang berjualan di sana, misalnya penjual kaset compact disc (CD), penjual kerupuk, atau penjual buah salak.
Setelah menemukan ciri khas atau tanda temat kita memarkirkan motor,
pengujung dapat masuk ke pasar, lalu mencari barang atau belanjaan yang dibutuhkan sepuasnya. Saat keluar dari dalam pasar, jangan langsung mencari motor di area parkiran. Ingat lagi tanda saat kita awal masuk ke pasar. Posisi berdiri sudah pas belum dengan ciri khas atau tanda saat kita memarkirkan motor tadi. Bila tidak sisiri pasar yang tandanya sudah diingat dalam otak tadi sampaiketemu. Setelah posisinya pas dan sama barulah mencari motor di lokasi parkir. Motor kesayangan pun bisa cepat ditemukan dan pengunjung bisa pulang segera.

Selamat Berbelanja di Pasar Panorama
Bengkulu, 17 April 2017 

#nulisserempak
#Pasar di Bengkulu


1 komentar:

  1. hehehehe bener tuh, pusing aja bawaannya kalo masuk pasar panorama, apalagi klo datang pas bulan tua hehehe

    BalasHapus