Pendap, Kuliner Khas Bengkulu
![]() |
| Pendap Khas Bengkulu |
Ikan Pais kelaponyo mudo
Dibungkus daun talas rapi-rapi
Dikebek tali mesia
Ikan pais lemak rasonyo
Makan kek nasi putih pane-pane
Ulam kek jering mudo
REF :
Rasonyo
oi lemak nian
Makan
sebungkus samo-samo
Nasi
sepiring sudah habis raso nak nambuh
Rasonyo
oi lemak nian
Badan keringek nitik-nitik
Sambalnyo pede tambuh lagi
Abis segalo
Lagu berjudul Ikan Pais diatas merupakan lagu yang menggambarkan salah satu kuliner khas Bengkulu bernama Pendap.(ikan pais)
Yap rasanya Cuma pendap inilah makanan khas Bengkulu yang ada lagunya.
Badan keringek nitik-nitik
Sambalnyo pede tambuh lagi
Abis segalo
Lagu berjudul Ikan Pais diatas merupakan lagu yang menggambarkan salah satu kuliner khas Bengkulu bernama Pendap.(ikan pais)
Yap rasanya Cuma pendap inilah makanan khas Bengkulu yang ada lagunya.
Pendap
ini menjadi salah satu makanan khas Bengkulu yang menjadi favorit masyarakat
Bengkulu.
Biasanya dimakan sebagai gulai atau sayur saat makan nasi putih. Pendap hampir sama seperti ikan pepes. Hanya saja ada yang sedikit berbeda. Pendap ini ada daun talasnya. Pendap bentuknya segi empat pembungkusnya daun pisang lalu diikat dengan tali rapiah. Isinya terdri dari beberapa lapisan. Lapisan pertama atau bagian luarnya daun keladi (daun talas). Makanya begitu dibuka bungkusnya keseluruhan pendap terlihat berwarna hijau. Itulah daunt alas yang membalut pendap. Karena daun talas sulit didapat sekarang banyak yang menggantinya dengan daun pucuk ubi atau daun singkong. Daun keladi itu membungkus lapisan kedua berupa kelapa yang halus warnanya orange kemerahan. Kemudian dibagian dalam dan ditengah pendap itu diisi dengan ikan. Rasa pendap ini pedas lembut dan enak.
Penulis sendiri sangat suka makan pendap ini. Biasanya kalau membuka pendap penulis langsung memotong bagian tengahnya untuk mendapatkan ikannya. Ada sensasi tersendiri ketika memotong pendap di bagian yang ada ikannya itu. Karena ikan yang ada di dalam pendap itu tidak banyak..
Makannya sama saja seperti makan biasa. Ambil nasi ambil sedikit pendap lalu makan.
Kalau ingin rasa pendapnya lebih terasa balurkan saja pendap itu ke nasi yang hendak disantap. Rasa pedas dan enaknya pasti lebih terasa.
Nah bagi yang mau mencoba pendap tidak susah untuk mendapatkannya. Pendap ini banyak dijual oleh ibu-ibu yang menjualnya secara berkeliling ke komplek- komplek perumahan warga. Bisa juga mendapaykannya dengan membeli pada si pembuat pendap. Harga pendap cukup terjangkau berkisar antara Rp 10 ribu, hingga Rp 20 ribu. Tergantung besar kecilnya pendap yang diinginkan.
Biasanya dimakan sebagai gulai atau sayur saat makan nasi putih. Pendap hampir sama seperti ikan pepes. Hanya saja ada yang sedikit berbeda. Pendap ini ada daun talasnya. Pendap bentuknya segi empat pembungkusnya daun pisang lalu diikat dengan tali rapiah. Isinya terdri dari beberapa lapisan. Lapisan pertama atau bagian luarnya daun keladi (daun talas). Makanya begitu dibuka bungkusnya keseluruhan pendap terlihat berwarna hijau. Itulah daunt alas yang membalut pendap. Karena daun talas sulit didapat sekarang banyak yang menggantinya dengan daun pucuk ubi atau daun singkong. Daun keladi itu membungkus lapisan kedua berupa kelapa yang halus warnanya orange kemerahan. Kemudian dibagian dalam dan ditengah pendap itu diisi dengan ikan. Rasa pendap ini pedas lembut dan enak.
Penulis sendiri sangat suka makan pendap ini. Biasanya kalau membuka pendap penulis langsung memotong bagian tengahnya untuk mendapatkan ikannya. Ada sensasi tersendiri ketika memotong pendap di bagian yang ada ikannya itu. Karena ikan yang ada di dalam pendap itu tidak banyak..
Makannya sama saja seperti makan biasa. Ambil nasi ambil sedikit pendap lalu makan.
Kalau ingin rasa pendapnya lebih terasa balurkan saja pendap itu ke nasi yang hendak disantap. Rasa pedas dan enaknya pasti lebih terasa.
Nah bagi yang mau mencoba pendap tidak susah untuk mendapatkannya. Pendap ini banyak dijual oleh ibu-ibu yang menjualnya secara berkeliling ke komplek- komplek perumahan warga. Bisa juga mendapaykannya dengan membeli pada si pembuat pendap. Harga pendap cukup terjangkau berkisar antara Rp 10 ribu, hingga Rp 20 ribu. Tergantung besar kecilnya pendap yang diinginkan.
Kamu
boleh juga belajar membuat pendap sendiri di rumah. Tidak terlalu suka kok
membuatnya.
Langkah
memasaknya, pertama kita siapkan dulu bahan-bahannya. Pertama bahan
pembungkusnya berupa daun pisang,yang dibuang bagian tengahnya, tali rapiah
bisa warna apa saja, Berikutnya bahan utama memasaknya, yakni daun talas,
kelapa dan bumbu-bumbu dapur, seperti cabai merah, cabai rawit, kunyit,
lengkuas, serai, kelapa goreng, bawang putih, bawang merah, merica , kemiri,
daun jeruk dan garam secukupnya. Terakhir ikan laut, bisa ikan apa saja kok,
seperti ikan jemiin, ikan kakap merah atau ikan terusan.
Yuk
kita memulai memasaknya.
Pertama
semua bumbu dan kelapa dimsukkan dalam satu wadah. Lalu kelapa dan bumbu itu
dihaluskan. Menghaluskannya bisa ditumbuk menggunakan alu atau menggunakan
blender. Bagi yang tidak mau repot dan ribet, kalau di Bengkulu ada tempat
mengupah untuk penggilingam bumbu tersebut, Biasanya tempat penggilingan cabe
atau bumbu mau menerima penggilingan bumbu pendap. Biayanya cukup murah hanya sekitar
Rp 3 ribu per kilogram.
Nah,
begitu bumbu sudah halus, yuk kita mulai membungkusnya. Gelar daun pisang
diatas nampan atau tampa atau di meja makan juga boleh. Lalu lapisi dengan daun
talas. Setelah itu letakkan bumbu yang sudah digiling diatas daunt talas.
Dibagian tengahnya sisipkan potongan ikan yang sudah dibersihkan. Lalu tutup
lagi dengan daunt alas. Kemudian lipat daun pisang hingga bumbu dan daunt alas
itu terbungkus. Setelah itu ikat dengan tali rapiah yang tadi telah kita
siapkan. Kemudian siapkan wajan atau panic dan isi air. Masukkan bungkusan
pendap ke dalam panic lalu rebus sampai mendidih dan pendap dirasa masak.
Memasak pendap bisa dengan kompor gas atau kompor biasa. Tetapi kalau penjual
pendap biasanya memasak pendap ini menggunakan kayu bakar. Pendap yang dimasak
dengan kayu bakar rasanya terasa lebih sedap dan nikmat.Setelah dirasa sudah
matang, angkat pendap dan letakkan di dalam piring. Nah pendap kita sudah siap
disantap. Lebih nikmat rasanya makan pendap disaat masih hangat.
Selamat mencoba dan menikmati.
Salam
dari Bengkulu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar