Selasa, 07 Februari 2017

Makanan Khas Bengkulu

Pendap, Kuliner Khas Bengkulu

Pendap Khas Bengkulu



Ikan Pais kelaponyo mudo
Dibungkus daun talas rapi-rapi
Dikebek tali mesia

Ikan pais lemak rasonyo
 
Makan kek nasi putih pane-pane
Ulam kek jering mudo

REF :
Rasonyo oi lemak nian
Makan sebungkus samo-samo
Nasi sepiring sudah habis raso nak nambuh

Rasonyo oi lemak nian
Badan keringek nitik-nitik
Sambalnyo pede tambuh lagi
Abis segalo

Lagu berjudul Ikan Pais diatas merupakan lagu yang menggambarkan salah satu kuliner khas Bengkulu bernama Pendap.(ikan pais)
Yap rasanya  Cuma pendap inilah makanan khas Bengkulu yang ada lagunya.
Pendap ini menjadi salah satu makanan khas Bengkulu yang menjadi favorit masyarakat Bengkulu.
Biasanya dimakan sebagai gulai atau sayur saat makan nasi putih. Pendap  hampir sama seperti ikan pepes. Hanya saja ada yang sedikit berbeda. Pendap ini ada daun talasnya. Pendap bentuknya segi empat pembungkusnya daun pisang lalu diikat dengan tali rapiah. Isinya terdri dari beberapa lapisan. Lapisan pertama atau bagian luarnya daun keladi (daun talas). Makanya begitu dibuka bungkusnya keseluruhan pendap terlihat berwarna hijau. Itulah daunt alas yang membalut pendap. Karena daun talas sulit didapat sekarang banyak yang menggantinya dengan daun pucuk ubi atau daun singkong. Daun keladi itu membungkus lapisan kedua berupa kelapa yang halus warnanya orange kemerahan. Kemudian dibagian dalam dan ditengah pendap itu diisi dengan ikan. Rasa pendap ini pedas lembut dan enak.
Penulis sendiri sangat suka makan pendap ini. Biasanya kalau membuka pendap penulis langsung memotong bagian tengahnya untuk mendapatkan ikannya. Ada sensasi tersendiri ketika memotong pendap di bagian yang ada ikannya itu. Karena ikan yang ada di dalam pendap itu tidak banyak..
 
Makannya sama saja seperti makan biasa. Ambil nasi ambil sedikit pendap lalu makan.
Kalau ingin rasa pendapnya lebih terasa balurkan saja pendap itu ke nasi yang hendak disantap. Rasa pedas dan enaknya pasti lebih terasa.
Nah bagi yang mau mencoba pendap tidak susah untuk mendapatkannya. Pendap ini banyak dijual oleh ibu-ibu yang menjualnya secara berkeliling ke komplek- komplek perumahan warga. Bisa juga mendapaykannya dengan membeli pada si pembuat pendap. Harga pendap cukup terjangkau berkisar antara Rp 10 ribu, hingga Rp 20 ribu. Tergantung besar kecilnya pendap yang diinginkan.
Kamu boleh juga belajar membuat pendap sendiri di rumah. Tidak terlalu suka kok membuatnya.
Langkah memasaknya, pertama kita siapkan dulu bahan-bahannya. Pertama bahan pembungkusnya berupa daun pisang,yang dibuang bagian tengahnya, tali rapiah bisa warna apa saja, Berikutnya bahan utama memasaknya, yakni daun talas, kelapa dan bumbu-bumbu dapur, seperti cabai merah, cabai rawit, kunyit, lengkuas, serai, kelapa goreng, bawang putih, bawang merah, merica , kemiri, daun jeruk dan garam secukupnya. Terakhir ikan laut, bisa ikan apa saja kok, seperti ikan jemiin, ikan kakap merah atau ikan terusan.
Yuk kita memulai memasaknya.
Pertama semua bumbu dan kelapa dimsukkan dalam satu wadah. Lalu kelapa dan bumbu itu dihaluskan. Menghaluskannya bisa ditumbuk menggunakan alu atau menggunakan blender. Bagi yang tidak mau repot dan ribet, kalau di Bengkulu ada tempat mengupah untuk penggilingam bumbu tersebut, Biasanya tempat penggilingan cabe atau bumbu mau menerima penggilingan bumbu pendap. Biayanya cukup murah hanya sekitar Rp 3 ribu per kilogram.

Nah, begitu bumbu sudah halus, yuk kita mulai membungkusnya. Gelar daun pisang diatas nampan atau tampa atau di meja makan juga boleh. Lalu lapisi dengan daun talas. Setelah itu letakkan bumbu yang sudah digiling diatas daunt talas. Dibagian tengahnya sisipkan potongan ikan yang sudah dibersihkan. Lalu tutup lagi dengan daunt alas. Kemudian lipat daun pisang hingga bumbu dan daunt alas itu terbungkus. Setelah itu ikat dengan tali rapiah yang tadi telah kita siapkan. Kemudian siapkan wajan atau panic dan isi air. Masukkan bungkusan pendap ke dalam panic lalu rebus sampai mendidih dan pendap dirasa masak. Memasak pendap bisa dengan kompor gas atau kompor biasa. Tetapi kalau penjual pendap biasanya memasak pendap ini menggunakan kayu bakar. Pendap yang dimasak dengan kayu bakar rasanya terasa lebih sedap dan nikmat.Setelah dirasa sudah matang, angkat pendap dan letakkan di dalam piring. Nah pendap kita sudah siap disantap. Lebih nikmat rasanya makan pendap disaat masih hangat.
 Selamat mencoba dan menikmati.


Salam dari Bengkulu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar