Kamis, 18 Mei 2017

Gula Semut Aren Khas Rejang Lebong Bengkulu Berkhasiat untuk Kesehatan

Bagi orang yang suka menyantap aneka makanan dan minuman. Terlebih bagi yang hobi memasak, baik gulai ataupun kue. Tentunya sangat kenal dan membutuhkan pemanis. Seperti diketahui pemanis makanan atau minuman tidak hanya dengan menggunakan gula pasir semata. Bisa juga menggunakangula aren. Tentunya hanya gula aren berkualitas sajalah yang bisa membuat makanan dan minuman menjadi nikmat rasanya.

Nah Provinsi Bengkulu memiliki produksi gula aren berkualitas. Rasanya lezat,
hebatnya lagi sangat berkhasiat untuk kesehatan dan bisa pula untuk menambah
stamina. Yakni Gula herbal cap Gula Semut Aren khas daerah Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Gula semut aren yang dapat digunakan secara luas untuk makanan dan minuman, serta menjaga kesehatan ini, terbuat dari bahan baku gula aren pilihan 100% Arenga Sugar, berwarna kuning atau merah bata, kering bermasir.

Zalmi: Gula Semut Aren bisa digunakan untuk pemanis teh



Kegunaannya bisa dijadikan sebagai pemanis kopi, teh, susu, bandrek, jamu, herbal drink, kue, martabak, dodol, bubur, cendol, pecel, rujak dan lain-lain.
Gula semut aren ini berkhasiat untuk pengobatan mereka yang terkena penyakit
diabetes,dan maag. Selain itu juga bisa digunakan untuk menjaga dan menambah stamina tubuh. Sangat cocok bagi para olahragawan yang selalu berlatih atau bertanding dengan membutuhkan energi yang ekstra.
Kandungan gizi yang terdapat dalam gula aren semut ini antara lain, protein 0,1% /100 gr, mineral positif,  kalsium 1,2 Mg/100 gr, magnesium 0,3 Mg/100 gr, kalium 0,1 Mg/100 gr, serta mengandung Galatosa yang diperlukan tubuh.
Pembuatan dan proses pembuatan gula semut aren menggunakab model pengolahan 5P. Yaitu pengirisan,pengeringan,penggilingan, pengayakan dan pengemasan.
Gula semut aren ini diproduksi oleh "SARI AREN" beralamat di Jalan Pramuka No. 05 Simpang Macang Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Gula semut aren ini telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), dengan nomor LPPOM MUI: 11120931207. Gula semut aren  ini pun juga telah mendapat izin edar dari Dinas Kesehatan dengan PIRT No. 209170210123210. (**)

Bengkulu, 18 Mei 2017

Senin, 15 Mei 2017

Yuk, Jelajahi Sungai Musi, Wisata Andalan Palembang

Zalmi: Sungai Musi dengan jembatan Ampera di atasnya sebagai ikon Kota Palembang, Sumatera Selatan



Kota Palembang yang terletak di Provinsi Sumatera Selatan, selain terkenal dengan Pempek sebagai makanan khasnya. Juga terkenal dengan keberadaan Sungai Musi. Sungai Musi membelah Kota Palembang menjadi dua bagian kawasan, seberang ilir di bagian utara dan Seberang Ulu di bagian selatan. Sungai yang membentang  sepanjang 750 meter dan kedalaman 17 meter ini merupakan sungai terpanjang di kawasan Pulau Sumatera. Yuk kita  jelajahi Sungai Musi yang diatasnya berdiri Jembatan Ampera yang melengkapi ikonik Kota Palembang ini.
Untuk menjelajahi Sungai Musi bisa menggunakan perahu yang banyak disewakan warga setempat. Selain itu, Pemerintah Kota Palembang menyediakan Kapal Motor (KM) Putri Kembang Dadar berkapasitas 120 orang penumpang. Pada kesempatan ini kita menjelajahi Sungai Musi dengan KM Putri Kembang Dadar. Kapal ini terdiri dari dua tingkat. Memiliki fasilitas 1 unit kamar kecil di bagian belakangnya, yang dibedakan untuk laki-laki dan perempuan dengan pintu masuk yang posisinya saling berseberangan. Ada juga musollah kecil tempat salat yang memuat 1 hingga 2 orang saja di bagian depan pesawat.
Di lantai bawah atau lantai pertama terdapat kursi untuk penumpang. Di sini juga tersedia organ tunggal untuk hiburan bagi penumpang dan bagi yang ingin bernyanyi.
Disaat kapal melaju menyisiri sungai musi dengan pelan penumpang dapat melihat sungai musi dengan jelas dari kaca yang terletak di sisi kanan dan kiri kapal. Bila ingin melihat pemandangan Sungai Musi serasa di alam terbuka penumpang bisa menuju ke bagian belakang kapal yang tak berdinding sama sekali. Di sini penumpang bisa melihat pemandangan Sungai Musi dengan jelas sambil duduk atau berdiri sambil berpegangan pada pagar kapal. Selain di bagian belakang penumpang juga bisa melihat pemandangan Sungai Musi secara terbuka dengan naik ke bagian atap lantai 2 kapal. Di bagian atas ini terdapat meja dan bangku yang di susun sedemikian rupa sehingga penumpang bisa bersantai sambil menikmati pemandangan Sungai Musi yang indah dan unik.

Zalmi: Pemandangan rumah warga di pinggiran Sungai Musi








Di sepanjang pinggir Sungai Musi kita bisa melihat rumah rakit, khas rumah warga di Sungai Musi.   Di sungai sendiri kita dapat menyaksikan perahu yang dinaiki warga setempat. Sesekali terlihat pula kapal tanker berukuran besar maupum kecil pembawa batu bara atau minyak melintas. Di seberang Sungai Musi lainnya  kita bisa menyaksikan benteng bersejarah yang diberi nama Benteng Kuto Besak. Kuto artinya dinding dan besak artinya besar. Benteng tang dibangun pada 1987 ini konon dikisahkan pembangunannya tidak menggunakan semen tetapi menggunakan putih telur sebagai perekat material bangunan. Di benteng ini juga di bagun tugu ikan Belido (Belida). (**)

 Benngkulu, 16 Mei 2017









Senin, 01 Mei 2017

BoBe Promosikan Produk UKM Bengkulu








Pertemuan Komunitas Blogger Bengkulu (Bobe), periode April 2017 dilaksanakan di kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, pada Minggu (30/4). Pertemuan ke-9 ini dilaksanakan bekerja sama dengan Media Centre Pemprov Bengkulu dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Bengkulu.
Pada kesempatan ini hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu Yuswani SE MM, Tim Ahli Media Centre Pemerintah Provinsi Bengkulu Rizal Mustari dan Koordinator Tim Media Centre Abdul Kaffi.
Tim Ahli Media Centre Pemprov Bengkulu Rizal Mustari dalam sambutannya menuturkan,''Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami dari Media Centre mengapresisi dan menyambut baik kerjasama Blogger Bengkulu atau tadi yang disingkat BoBe, uniknya juga namanya dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, yang diprakarsai Dinas Koperasi dan UKm Provinsi Bengkulu. Ibu Yuliswani dan Ibu Milda sebagai Ketua BoBe,'' terima kasih ujar Rizal Mustari.
Menurut Rizal promosi di media digital, salah satunya yang diperankan blogger sangat penting dilakukan. Karena saat ini semua orang tidak bisa lepas dari gadget (handphone). Kemana-mana orang umumnya membawa gadget baik di rumah, ke kantor, bahkan di pesawat pun yang dibawa gadget bukannya media cetak seperti koran.
Produk hasil UKM Bengkulu, baik makanan ataupun olahan lainnya sangat baik dipromosikan di blog, agar lebih dikenal dan pemasarannya leboh meluas. Bukan hanya di daerah saja, karena blog jangkauannya sangat luas.
''Bukan hanya produk UKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi saja yang perlu dipromosikan Blogger Bengkulu. Saya rasa organisasi perangkat daerah (OPD) yang lain pun program dan kegiatannua juga bisa dipromoskan melalui blog,'' imbuh Rizal Mustari yang pernah menjadi penyiar Liputan 6 SCTV era 1990-an ini.Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Bengkulu Yuliswani pada kopdar BoBe tersebut, ikut mengajak para pelaku usaha kecil menengah di Bengkulu hadir pula, untuk mengenalkan produknya kepada sekitar 30 orang anggota BoBe yang hadir.
''Kami sengaja membawa pengusaha-pengusaha UKM kita yang ada di Provinsi Bengkulu, dari kabupaten/kota kita. Ada yang dari Bengkulu Tengah yang paling semangat ikut, dari Selupu Rejang, Rejang Lebong, dari Kaur dan lainnya,'' ujar Yuliswani dalam sambutannya.
Yuliswani pun menunjukkan beberapa produk UKM Bengkulu, diantaranya, pisang salai, sirup jeruk kalamansi, dan ikan kering dari Bengkulu Tengah. Dari Kabupaten Kaur ada kerupuk Gurita, Kopi Gubik Putik, merah dan kopi luwak. Kemudian dari Rejang Lebong ada gula semut aren dan dari Kota Bengkulu ada Kerupuk Ikan Belidang dan Emping Melinjo Enggano jenis ratus (yang bentuknya lebih tipis), serta keripik pisang Enggano. Ada lagi sambal cenge,  dan air jahe Aulia. 
Yuliswani pun mempersilahkan beberapa pelaku usaha yang hadir memperkenalkan produknya pada para anggota BoBe.



Pelaku Usaha dari UKM Bengkulu Begadang, Restu Sayogi menuturkan, ia memproduksi sari Jahe Merah, Minyak kelapa dan minuman pria Mastija telur jahe. Sari Jahe Merah tersebut telah dipasarkan secara rutin ke caffe atau restoran di Jemberana Bali. Selain itu Jahe Merah dipasarkan secara online.
Produk dari UKM Bengkulu Begadang telah mendapatkan sertifikat Majelis Ulama Indonesia dan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan.
''Kalau yang belum kita bantu memproses mendapatkan sertifikat MUI dan izin daari BPOM itu,'' kata Restu.
Sementara UKM dari Bengkulu Tengah Neneg Endarwati menuturkan, mereka memproduksi ikan teri kemasan, induk sirup Jeruk Kalamansi. Bahan baku jeruk Kalamansi dipasok dari petani di Padang Sera Kota Bengkulu. Setiap harinya ia memproduksi sekitar 25 liter sirup Jeruk Kalamansi.
Ada produk luar biasa yang telah diproduksi  UKM di Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Yakni pomad atau minyak rambut dengan merek Syar Pomad.
''Star pomad sudah digunakan barber shop (pangjas rambut) ternama di Bengkulu. Bahkan barber shop yang ada di Jambi pun ada yang pakai produk kita. Awalnya kita mendatangi mereka menawarkan Star Pomad ini dan mereka mau menerimanya,'' kata Hendri dari UKM Selupu Rejang, Rejang Lebong.
Star Pomad terbuat dari minyak zaitun dan minyak kelapa asli. Khasiatnya bisa menyuburkan dan menghitamkan rambut. 
Selan Pomad, UKM dari Selupu Rejang juga memproduksio sambal cenge. Sambal ini dibuat dari cabai keriting dari Bengkulu Utara. Sambal ini tanpa bahan pengawet, meski begitu bisa tahan hingga 2 bulan lamanya.
Berikutnya Sidaryanto  memproduksi olahan ikan Lele asap dan abon ikan tuna. Produk abon terdiri dari 2 varian, abon original dan abon pedas. Abon ini sudah di jual di pertokoan pusat oleh-oleh khas Bengkulu dan di toko kue ternama di kawasan kawasan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu.





Para UKM ini tersebut didampingi konsultan pusat layanan terpadu, Food UKM Provinsi Bengkulu.
''Kami mendampingi para pelaku usaha dari UKM agar produk mereka bisa diterima masyarakat, dikenal dan luas pemasarannya. Salah satunya kita punya Food UKM bidang IT yang tugasnya digitalisasi UMMKM, memasarkan produknya ke dunia digital. Salah satunya melalui kawan-kawan blogger Bengkulu. Kami sangat berharap kerja sama dari komunitas Blogger Bengkulu,'' ujar Direktir Food UKM rovinsi bengkulu Abid Muhammad. (**) 

#KopdarBoBeApril2017
#BloggerBengkulu


Keripik Pisang Enggano

Zalmi: Keripik Pisang Enggano rasa susu

Enak, Empuk dan Renyah

Keripik pisang Enggano. Jajanan khas Bengkulu ini, pas sekali dijadikan cemilan sehari-hari. Keripik pisang buatan usaha kecil menangah (UKM) Bengkulu, CV. Faiz Barokah di Jalan Merapi 12 Kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu ini, cemilan ceshi (cemilan sehat bernutrisi). Selain itu, juga halal sudah memiliki sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan 11100002160916.
Keripik ini bisa dikonsumsi semua kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Rasanya enak, empuk dan renyah lidah. Packaging atau bungkus kemasannya pun menarik. Di kemasannya bagian atas sebelah kanan terdapat gambar pisang berwarna kuning, memiliki dua mata besar, hidung kecil, dilengkapi pula dengan mulut yang sedang tersenyum. Gambar pisang ini dilengkapi dengan kedua tangan berwarna putih sedanng mengacungkan jempol, menunjukkan keripil ini enak rasanya.
Lalu dibagian atas sebalah kirinya tedapat tulisan Ceshi (cemilan sehat bernutrisi) berwarna kuning, dalam bulatan pipih warna merah yang memanjang ke samping. Dibawah gambar pisang dan tulisan ceshi tersebut ada tulisan Keripik Pisang Enggano berukuran besar. Tulisannya berwarna merah dengan degradasi kuning. Pada kemasan di bagian bawahnya berupa plastik transparan. Jadi bisa dilihat dengan jelas bentuk dan warna keripiknya. Irisan pisang melingkar dengan potongan kecil-kecil bertabur bumbu sesuai rasa yang dipilih.
Keripik pisang Enggano ada 12 varian rasa. Tinggal pilih saja suka yang mana. Ada rasa asin, manis, keju, coklat, strawberry, melon, susu, mocca, sapi panggang, balado,  barbeque, dan coffe.
Keripik ini dibuat dari bahan makanan dengan komposisi pisang kepok, minyak sayur,bumbu tabur dan garam. (**)

#KopdarBoBeApril2017
#Blogger Bengkulu